X

Beberapa International Test Ini Menjadi Persyaratan Favorit Sebelum Mendaftar Sekolah ke Luar Negeri

Biasanya saat ingin mendaftar ke universitas favorit, siswa sering menemukan berbagai macam tes berbasis internasional yang menjadi persyaratan masuk ke jurusan yang diinginkan. Tidak perlu khawatir jika Anda sangat baru dalam hal ini, paling tidak Anda perlu mengenal beberapa tipe ujian dalam artikel berikut, karena mereka sering menjadi standar persyaratan masuk ke universitas.

 

IELTS

IELTS adalah kepanjangan dari International English Language Testing System, tes ini mengukur kemampuan komunikasi bahasa Inggris dengan menguji kemampuan di bidang Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Tes ini dirancang untuk menguji kemampuan bahasa Inggris bagi individu dari latar balakang negara non-English, yang ingin menjalani studi atau bekerja di negara dengan latar belakang English. Tes IELTS biasanya juga digunakan dalam proses imigrasi untuk ke negara Australia, Canada, New Zealand, dan United Kingdom. Hasil tes IELTS hanya berlaku sampai dua tahun, setelah itu hasil tes akan dianggap kadaluarsa. Setelah mendaftar tes IELTS, pendaftar akan mendapatkan IELTS preparation book dalam jangka waktu 10 hari setelah pembayaran. Selain itu, Peserta tes IELTS akan mendapatkan hasil tes mereka 14 hari dari waktu tes IELTS dilaksanakan. Harga untuk tes IELTS saat ini (2018) diperkirakan mencapai Rp 2,900,000. Selengkapnya kunjungi website https://www.ielts.org/

 

TOEFL iBT

TOEFL iBT adalah sebuah tes yang mengukur kemampuan dalam menggunakan dan memahami bahasa Inggris di tingkat universitas. Tes ini akan mengevaluasi kemampuan di bidang Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Jenis tes TOEFL ini merupakan tipe terbaru yang dikeluarkan lembaga English Testing System (ETS), yang telah menggantikan tes TOEFL PBT (Paper Based Test) dan TOEFL CBT (Computer Based Test). Meskipun TOEFL ITP masih digunakan di Indonesia, namun TOEFL iBT yang sudah diakui sebagai pengukur kemampuan bahasa Inggris di seluruh dunia. Pengerjaan tes TOEFL iBT menggunakan komputer yang terhubung langsung dengan internet. Peserta mendapatkan hasil tes sekitar dua minggu setelah ujian dilaksanakan dengan diumumkan melalui website resmi ETS, sedangkan hasil dalam bentuk sertifikat akan sampai ke alamat peserta sekitar 1,5 bulan. Untuk harga TOEFL iBT sangat bervariasi tergantung pada institusi yang menyelenggarakan. Selengkapnya kunjungi website https://www.ets.org/toefl/ibt/about

 

Pearson Test

Person Test menggunakan komputer dan peserta akan duduk kurang lebih selama 3 jam mengerjakan ujian dengan merekam suara mereka saat menjawab soal tes. Tes ini diterima oleh beberapa negara seperti UK, Australia, USA, dan lain-lain. Pearson Test terbagi menjadi 3 bagian, yakni Speaking and Writing, Reading, dan Listening. Masing-masing bidang tes akan mempunyai waktu satu jam dengan waktu istirahat 10 menit. Peserta mendapatkan hasil tes sekitar 5 hari setelah ujian dilaksanakan. Biaya untuk tes ini sekitar $150 – $210 atau setara dengan Rp 2,100.000 – Rp 2,900.000. Selengkapnya kunjungi website https://pearsonpte.com/

 

SAT

SAT adalah singkatan dari Scholastic Aptitude Test atau Scholastic Assessment Test, yang biasa digunakan oleh institusi pendidikan terutama College dan University, seperti di Amerika dan Kanada, sebagai proses seleksi mahasiswa tahun pertama (Freshman Year). Hasil tes SAT ini diperiksa langsung oleh ETS (Educational Testing Service). Ada 2 bidang mata pelajaran yang diujikan dalam tes ini, yaitu kemampuan verbal (verbal skills) dan kemampuan matematika (mathematics skills). Validitas hasil ujian SAT berlangsung 5 tahun. Peserta ujian paling tidak harus memenuhi skor minimal 2100/2400 untuk dapat masuk ke sekolah top di Amerika. Biaya untuk mengikuti tes ini berkisar $46 atau Rp 640,000 (tanpa ujian essay) sampai sekitar $60 atau Rp 830,000 (dengan ujian essay). Selengkapnya kunjungi website: https://collegereadiness.collegeboard.org/sat?navId=gf-sat

 

ACT

Tes yang disebut juga dengan American College Testing Program bisa dibilang tidak terlalu berbeda dengan SAT. Sebenarnya, tujuan dari tes ini adalah untuk mengukur kesiapan siswa sekolah menengah sebelum menempuh studi di perkuliahan. Pihak universitas akan meninjau hasil tes ini bersamaan dengan nilai rata-rata SMA, latar belakang pendidikan, surat rekomendasi dari guru atau mentor, kegiatan ekstrakurikuler, wawancara, dan esai pribadi. Semakin tinggi hasil ACT siswa, akan meningkatkan kesempatan masuk ke universitas yang dituju. Bidang pelajaran yang diuji dalam tes ini melingkupi: English, Matematics, Reading, Science, dan Writing (pilihan). Biaya yang dikenakan untuk mengikuti tes ini sekitar $46 (Rp 650,000) atau jika ditambah dengan ujian essay/writing akan menjadi $62.50 (Rp 860,000). Selengkapnya kunjungi website https://www.act.org/content/act/en/productsand-services/the-act.html

 

GRE

Tes GRE merupakan kepanjangan dari Graduate Record Examination. Dalam banyak hal tes GRE mempunyai kemiripan dengan SAT. Biasanya ujian ini dipakai untuk persyaratan sekolah ke program-program pascasarjana dalam bidang ilmu alam, teknik mesin, ilmu sosial, bisnis, kemanusiaan dan seni, pendidikan, atau juga bagi mereka yang mendaftar ke program-program MBA. Hal-hal yang diuji dalam tes ini berkaitan dengan keterampilan verbal, keterampilan kuantitatif (matematika), dan keterampilan penalaran analitis. Hasil dari tes GRE hanya berlaku sampai 5 tahun. Bagi calon pelamar studi sekolah bisnis khususnya yang tertarik mengejar gelar Master, MBA, ataupun Doktor, setidaknya mengambil GRE General Test. Biaya untuk tes ini sekitar $250 atau setara dengan Rp 3,450,000. Selengkapnya kunjungi website https://www.ets.org/gre

 

GMAT

GMAT atau yang disebut dengan Graduate Management Admission Test adalah sebuah ujian dasar di bidang Matematika dan bahasa Inggris sebagai persyaratan melamar studi di luar negeri terutama negara-negara berbahasa Inggris. Tes ini diperuntukkan bagi pelamar yang ingin studi di jurusan bisnis maupun manajemen. Dalam tes ini, Anda akan diuji dalam hal kemampuan Analytical Writing Assessment (Penulisan Analitik), Integrated Reasoning (Kemampuan Penalaran), Quantitative, dan Verbal. Masa berlaku dari hasil tes GMAT yaitu sampai 5 tahun. Selain itu biaya yang dikenakan untuk mengikuti tes ini sebesar $250 atau sekitar Rp 3,450,000. Selengkapnya kunjungi website https://www.mba.com/global