KEHIDUPAN DI INGGRIS
“I believe that in life, you have to give things your best shot, do your best. You have to focus on
what needs to be done, do the right thing, not the popular thing”
_David Cameron
Sebagian besar orang mengenal Negara Inggris sebagai negara kelahiran seniman yang memberikan dampak luar biasa terhadap budaya kesenian di dunia, contohnya saja William Shakespeare sebagai salah satu tokoh yang paling berpengaruh. Negara Inggris terdiri dari England, Wales, Scotland, dan Northern Ireland yang memiliki pengaruh politik dan budaya cukup besar di seluruh dunia. Sejak masa kejayaan Beatles dan Rolling Stones di tahun 1960an, sampai warisan karya sastra yang ditulis oleh Shakespeare, Charles Dickens, Scot Robert Burns, Welshman Dylan Thomas, dan Seamus Heaney. Tidak heran negara Inggris memberikan kesan klasik pada orang-orang yang bertandang di negara-nya.
- Negara Tujuan Para Pelajar di Dunia
Pemerintahan Inggris memberikan ijin bekerja bagi para pelajar internasional selama 20 jam seminggu saat semester sekolah berjalan, dan kesempatan kerja full-time saat diluar semester (libur). Namun, Anda tetap harus melakukan cek ulang dengan penasihat internasional di masing-masing institusi sebelum mulai bekerja. Sebab, jika Anda menyalahi aturan institusi akan berakibat pada visa Anda. Selain kesempatan untuk bekerja, beberapa institusi di Inggris pun menawarkan beragam beasiswa seperti: UK Scholarship Search, UK Loans for US Citizens, dan Education UK Scholarship Database. Berbagai keringanan yang diberikan oleh pemerintah Inggris membuka kesempatan pelajar internasional untuk menempuh studi disana. Tidak diragukan bahwa Inggris memiliki kualitas standar pendidikan yang luar biasa, contohnya beberapa
universitas yang paling terkenal seperti Oxford dan Cambridge. Tentunya latar belakang pendidikan yang bagus akan mengangkat karir Anda di masa depan. Di samping itu, secara umum biaya pendidikan di Inggris lebih rendah daripada Amerika atau negara- negara lain. Jika program sarjana di negara lain berdurasi empat tahun, sebagian besar program sarjana di Inggris hanya selama tiga tahun dengan program pascasarjana antara
satu sampai dua tahun.
- Keadaan Iklim
Sistem atmosfer di Inggris cenderung berfluktuasi dan bervariasi dari segi frekuensi maupun intensitas yang berpengaruh pada musim dari tahun ke tahun. Cuaca yang tidak menentu ini menjadi karakteristik tersendiri bagi Inggris, dengan kondisi ekstrem yang jarang terjadi namun sangat berpengaruh bagi kehidupan mereka. Sementara hujan cukup sering terjadi sepanjang tahun. Rata-rata bulan Juni adalah saat ‘terkering’ di seluruh
Inggris. Sementara bulan ‘terbasah’ rata-rata terjadi di bulan Oktober, Desember, dan Agustus. Namun cuaca di Inggris yang selalu berubah-berubah menjadikan prediksi cuaca tidak menentu. Begitu pula saat musim salju turun yang sangat bervariasi dan sulit untuk diprediksi.
- Aksesibilitas di Inggris
Negara Inggris berdekatan dengan negara-negara lainnya sehingga memudahkan Anda yang ingin merasakan hidup travelling. Dengan penambahan Channel Tunnel dan maskapai yang lebih murah, Eropa lebih mudah diakses dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Anda bisa dengan mudah menjangkau sebagian besar wilayah Eropa dari Inggris dengan beberapa jam saja naik kereta maupun penerbangan langsung dengan pesawat, jadi misalkan Anda belajar di London, Anda juga punya kesempatan untuk berakhir pekan ke Italia, Prancis, Jerman, atau Irlandia.
- Menikmati Beragam Hiburan dan Budaya
Inggris telah mempertahankan kebiasaan, tradisi, masakan, dan festival uniknya sendiri. Negara ini pun menyelenggarakan beberapa pertandingan olahraga internasional seperti Summer Olympics, Golf Tournament, sampai kejuaraan All-England (Wimbledon) yang menjadi salah satu kompetisi tenis terkemuka di dunia, serta perayaan balap kuda meliputi Royal Ascot, Derby, dan Grand National Steeplechase. Selain itu Inggris memiliki garis pantai yang banyak dikunjungi penduduk saat liburan tiba. Jika Anda lebih tertarik untuk menambah pengetahuan saat liburan, Anda bisa berlibur ke berbagai museum di London seperti Galeri Nasional, Galeri Potret Nasional, Imperial War Museum, dan Museum Victoria and Albert. Tidak hanya di London, institusi budaya berlimpah di seluruh negeri seperti Royal Museum, Scottish Museum, dan Writers Museum di Edinburgh, Scottish Country Life Museum di Glasgow, National Museum of Wales di Cardiff, dan Ulster Museum di Belfast. Apalagi jika Anda merasa ingin menonton film di bioskop bisa langsung ke Royal National Teather dan West End. Terakhir, Inggris juga sangat terkenal dengan klub-klub sepak bola mereka seperti Chelsea, Liverpool, Manchester United, Arsenal, dan masih banyak lagi. Anda bisa merasakan euforia yang sangat berbeda ketika musim liga Inggris dimulai di negara ini bersama dengan penggemar sepak bola lainnya yang sebagian besar adalah penduduk Inggris.
- Hidup di Tengah Kerajaan
Dari segi sistem pemerintahan, Inggris merupakan negara dengan sistem monarki parlementer. Sistem pemerintahan bertumpu pada perdana menteri dan kabinetnya. Sementara Inggris tetap menjaga keberadaan raja dan ratu kerajaan yang berperan sebagai kepala kekuasaan serta menjadi simbol persatuan dan kedaulatan negara Inggris. Sistem pemerintahan yang masih menganut kerajaan ini masih merayakan ulang tahun ratu kerajian atau Queen’s Birthday tiap tahun selama akhir pekan di bulan Juni. Dalam perayaan tersebut akan banyak parade dan pesta di Inggris. Perayaan tersebut membuat sebagian besar toko-toko tutup, dan semua keluarga berkumpul bersama. Selain itu jika ada seorang keluarga kerajaan menikah, biasanya akan ada hari libur. Misalnya pada tahun 2011 yang lalu, ketika Pangeran William dan Catherine Middleton menikah, pada
hari itu dianggap sebagai hari libur nasional dan setiap orang diberi libur kerja maupun libur sekolah.
- Sistem Pendidikan yang Sederhana
Secara umum, ada empat tingkatan pendidikan di negara Inggris, yakni: Primary Education (Pendidikan Dasar), Secondary Education (Pendidikan Menengah), Further Education (Pendidikan Lanjutan), dan Higher Education (Pendidikan Tinggi), ditambah ada istilah tingkatan ‘key stages 1,2,3,4’. Tahap 1 dan 2 diambil di sekolah dasar sampai siswa berumur sekitar 11 tahun untuk melanjutkan tahap 3 dan 4 di sekolah menengah. Kemudian akan ada tes di akhir tahapan bernama GCSE (General Certificate of Secondary School) yang diambil oleh siswa sekitar 16 tahun. Setelah menerima ujian GCSE dan lulus, siswa diberi pilihan untuk melanjutkan sekolah atau langsung masuk ke dunia kerja. Jika siswa memilih untuk pengembangkan pengetahuannya di pendidikan lanjutan (Further Education), mereka akan menghadapi tes A-Level atau sejenisnya. njang pendidikan lanjutan adalah untuk siswa yang merencanakan masuk ke college atau universitas. Setelah itu mereka akan masuk ke jenjang pendidikan tinggi, dimana sebagian besar siswa internasional bisa langsung masuk ke tahapan ini hanya dengan menyelesaikan pendidikan setara dengan further education di Inggris, contohnya seperti SMA 3 untuk siswa dari Indonesia.