Bayangan tentang kuliah di luar negeri memang terdengar sangat menggiurkan. Kamu dapat memulai hidup baru di tempat yang benar-benar baru dan berbeda, beragam pengalaman menarik yang tidak bisa kamu dapatkan di tempat asalmu dan peluang-peluang lain seperti kesempatan kuliah sambil traveling hingga melanjutkan untuk bekerja di negara kamu berkuliah.

Pada dasarnya, pertimbangan setiap orang pasti berbeda-beda dalam memilih negara tujuan studi, namun ada beberapa hal dasar yang sebaiknya menjadi pertimbangan setiap orang. Sebelum menetapkan satu pilihan, ada baiknya untuk memiliki beberapa pilihan terlebih dahulu. Anggap kamu memiliki tiga pilihan negara tujuan, dari situ kamu dapat membuat daftar kelebihan dan kekurangan dari masing-masing negara berdasarkan beberapa kategori. Setelah itu, baru tentukan apa saja, sih, hal dasar yang harus dipertimbangkan dalam memilih negara tujuan studi?

  • Biaya Hidup

Sebagai salah satu hal terpenting untuk dipertimbangkan, kamu harus benar-benar teliti dalam menentukan biaya hidup dari negara-negara pilihan, karena aspek ini tidak hanya mencakup biaya hidup seperti makan sehari-hari, tapi juga tempat tinggal, transportasi, kesehatan, hingga biaya hiburan. Tempat tinggal biasanya menjadi aspek terbesar pada pengeluaran. Di sini kamu harus mencari tahu lokasi-lokasi tempat tinggal yang tersedia, semakin strategis biasanya akan semakin mahal, semakin jauh dari kampus berarti kamu juga harus menghitung biaya transportasi sehari-hari, dan sebagainya.

  • Sesuaikan dengan Minat Jurusan

Setelah memiliki beberapa pilihan negara, kamu dapat mencocokan beberapa pilihan universitas beserta akreditasinya dengan jurusan yang kamu minati. Biasanya universitas juga mencantumkan kegiatan tambahan seperti ekstrakurikuler hingga kesempatan magang di website mereka. Apabila memungkinkan, coba untuk mencari tahu lebih dalam kurikulum dan materi-materi yang mungkin akan diberikan di tiap universitas. 

  • Peluang Kerja

Aspek ini juga penting apabila kamu berencana untuk melanjutkan bekerja di negara tersebut. Jangan lupa juga untuk mempertimbangkan masalah visa dan legalitas lainnya dalam aspek ini. Selain peluang kerja setelah kuliah, aspek ini juga penting untuk mempertimbangkan peluang bekerja sambil kuliah. 

  • Bahasa

Walaupun kebanyakan universitas di luar negeri menggunakan bahasa Inggris dalam proses pembelajarannya, hal ini tetap perlu dipertimbangkan apabila kamu memilih negara-negara dengan seperti Jerman, Belanda, atau beberapa negara lainnya yang memiliki bahasa sendiri, karena berarti kamu memerlukan waktu tambahan untuk mempelajari bahasa di negara-negara tersebut untuk keperluan sehari-hari. 

  • Pengalaman Pelajar atau Alumni

Setelah mengumpulkan semua data yang kamu perlukan dalam menentukan negara tujuan studi, berikutnya kamu juga perlu untuk bertanya ke mereka yang telah mengalami langsung proses belajar di luar negeri. Selain bisa mengetahui lebih banyak soal negara tujuan, kamu juga bisa mencari informasi tentang suasana belajar dan pergaulan yang ada di sana. Nantinya kamu bisa lebih mempersiapkan banyak hal dan juga mental kamu untuk belajar.

Selain persiapan dana, ilmu, surat-surat, dan lainnya, kamu juga masih perlu memperhatikan hal-hal kecil seperti makanan, cuaca, hingga keamanan di negara tersebut. Sebagai seorang pelajar yang akan berada jauh dari keluarga, seringkali justru hal-hal kecil seperti ini yang luput dari pertimbangan dan nantinya membuat kamu kesulitan untuk beradaptasi, karena lebih baik terlalu banyak persiapan daripada kurang persiapan.